Kamis, 27 Februari 2014

Dilema


“Aku berjalan menjauh.. Namun ketika aku berbalik semua telah pergi..”


Menyalahkan orang lain dan keadaan itu tentunya suatu hal yang tidak bisa dibenarkan. Aku tau itu. Aku itu adalah sebuah kesalahan, namun mengapa? Mengapa hingga kini aku masih belum bisa menerima sepenuhnya keadaan ini? Kondisi dimana akhirnya aku denggan sukses menjadi sosok yang kacau dan mengerikan. That’s terrible you know. Sebelumnya aku adalah seorang yang baik karena aku ingin menjadi baik. Namun sebelum aku benar-benar berwujud menjadi sosok yang baik, aku berbalik arah. Aku perlahan meninggalkan komunitas “orang-orang baik” tempatku menggabungkan diri. Perlahan namun pasti, aku menjauh. Dalam hatiku berontak. Antara ingin dan tidak ingin. Sisi lain hatiku berkata aku ingin pergi, namun di sisi lain berkata aku takut kehilangan komunitas itu. Namun kini semakin lama aku semakin tidak ingin bergabung dengan komunitas itu. Sekian lama aku berada di sana namun yang kuliha rasakan adalah aku semakin jauh dari diriku sendiri. Aku seringkali berbisik dalam hati, aku ingin yang lain yang lebih bisa mengerti aku dan mampu menggiringku menjadi sosok yang kuimpikan selama ini. Tapi hatiku yang lain berkata “aku takut mereka, teman-temanku. Aku takut setelah aku berjalan menjauh.. dan ketika aku berbalik semua telah pergi meniggalkanku..”. ohh apa yang harus kulakukan kini? Dilemma ini terasa begitu menyesakkan dan melelahkan. Ya Allah.. tolong aku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar