“Aku berjalan menjauh.. Namun ketika aku berbalik
semua telah pergi..”
Menyalahkan orang lain dan keadaan itu tentunya suatu hal
yang tidak bisa dibenarkan. Aku tau itu. Aku itu adalah sebuah kesalahan, namun
mengapa? Mengapa hingga kini aku masih belum bisa menerima sepenuhnya keadaan
ini? Kondisi dimana akhirnya aku denggan sukses menjadi sosok yang kacau dan
mengerikan. That’s terrible you know.
Sebelumnya aku adalah seorang yang baik karena aku ingin menjadi baik. Namun sebelum
aku benar-benar berwujud menjadi sosok yang baik, aku berbalik arah. Aku
perlahan meninggalkan komunitas “orang-orang baik” tempatku menggabungkan diri.
Perlahan namun pasti, aku menjauh. Dalam hatiku berontak. Antara ingin dan
tidak ingin. Sisi lain hatiku berkata aku ingin pergi, namun di sisi lain
berkata aku takut kehilangan komunitas itu. Namun kini semakin lama aku semakin
tidak ingin bergabung dengan komunitas itu. Sekian lama aku berada di sana
namun yang kuliha rasakan adalah aku semakin jauh dari diriku sendiri. Aku seringkali
berbisik dalam hati, aku ingin yang lain yang lebih bisa mengerti aku dan mampu
menggiringku menjadi sosok yang kuimpikan selama ini. Tapi hatiku yang lain
berkata “aku takut mereka, teman-temanku. Aku takut setelah aku berjalan menjauh.. dan ketika aku
berbalik semua telah pergi meniggalkanku..”. ohh apa yang harus kulakukan kini?
Dilemma ini terasa begitu menyesakkan dan melelahkan. Ya Allah.. tolong aku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar